kumpulan berita heboh terkini

Demam Korea Melanda Indonesia

In Budaya Populer on 6 April at 07:54

Belajar dari Fenomena Hallyu

http://www.ugm.ac.id/index.php?page=rilis&artikel=3391

Korea pada abad 21 dapat dikatakan berhasil menyaingi Hollywood dan Bollywood dalam melebarkan sayap budayanya ke dunia internasional. Berbagai produk budaya Korea, mulai dari film, lagu, fashion, gaya hidup hingga produk-produk industri, menghiasi ranah kehidupan masyarakat di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

“Globalisasi budaya pop Korea atau yang lebih dikenal dengan Hallyu ini berhasil mempengaruhi kehidupan masyarakat dunia, terutama kaum muda dalam beberapa waktu terakhir,” kata Suray Agung Nugroho, M.A., Ketua Program Studi Bahasa Korea Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM, Selasa (25/1), dalam seminar “Contemporary Korea: Youthful Spirit”, yang digelar di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri.

Suray mengatakan Pemerintah Korea sangat tanggap dalam menangkap kenyataan tersebut. Pemerintah langsung turun tangan untuk mencanangkan gerakan menyukseskan ‘ekspor’ budaya Korea ke dunia luar. Bahkan, sejumlah perguruan tinggi di Korea telah membuka mata kuliah khusus tentang Hallyu. “Tak ketinggalan pula, berbagai studi akademik dilakukan di Korea dan universitas serta lembaga kajian tingkat dunia untuk menyelami fenomena dan pengaruh Hallyu saat ini,” tuturnya.

Menurut Suray, terdapat satu hal yang dapat dipetik dari fenomena Hallyu, yakni bersatunya masyarakat dan Pemerintah Korea dalam menanggapi suatu fenomena budaya yang terjadi di negerinya. Mereka juga proaktif dalam urusan menaikkan citra Korea di mata internasional. “Sebenarnya, kita bisa belajar dari fenomena yang terjadi di Korea tersebut,” terangnya.

Dikatakan Suray bahwa sebenarnya Indonesia telah menunjukkan kesatuan gerakan antarrakyat dan pemerintah dalam menanggapi isu negeri ini di dunia internasional. Satu hal yang membuat tidak begitu terlihat hubungan masyarakat-pemerintah dalam mencitrakan dirinya ke dunia internasional adalah karena beragamnya masalah-masalah nasional yang akhirnya membuat fokus pemerintah dan rakyat terkaburkan,” jelasnya.

Sementara itu, Dr. Novi Kussuji Indrastuti, M.Hum., salah satu peneliti di Pusat Studi Korea UGM, menyebutkan kebudayaan Korea tergolong cukup menarik karena di tengah derasnya arus globalisasi, masyarakatnya tetap dapat mempertahankan kebudayaan yang dimiliki. Bahkan, budaya yang ada mampu memengaruhi gaya hidup anak muda di sebagian besar negara di dunia. (Humas UGM/Ika)

Iklan

Laman: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

  1. […] itu pandai menangis? Salah satu jawaban yang masuk akal kita dapat kita temui di artikel “Mengapa (Tidak) Menonton Film Korea?” Di situ diterangkan: Melihat orang Korea berakting di berbagai macam tema film, […]

  2. […] Pratiwi Anwar, “Mengapa (Tidak) Menonton Film Korea?“ Posted in artis Korea and tagged mengapa menangis. Bookmark the permalink. 1 Komentar […]

  3. […] itu pandai menangis? Salah satu jawaban yang masuk akal kita dapat kita temui di artikel “Mengapa (Tidak) Menonton Film Korea?” Di situ diterangkan: Melihat orang Korea berakting di berbagai macam tema film, […]

  4. kenapa budaya sendiri gak pernah di jamah, kalo budaya orang lain aja cepetnya sampe sehari aja udah merambah kemana-mana. kasian indonesia ini ckckckc

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s