kumpulan berita heboh terkini

Demam Korea Melanda Indonesia

In Budaya Populer on 6 April at 07:54

Asal Mula Demam Korea di Indonesia

Penulis: Astrid Sekar Ayu
http://www.kompasiana.com/astridsekarayu
OPINI | 24 September 2010 | 08:56

Sejak kapan sebenarnya demam Korea dimulai?

Mungkin sejak banyaknya drama Korea yang mewarnai layar kaca kita. Sejak tahun 2002 salah satu stasiun televisi swasta menayangkan drama yang mengisahkan terpisahnya kakak dan adik, Endless Love. Romantisme dan kisah tragis yang menyedihkan senantiasa mewarnai drama ini sehingga Endless Love sukses memikat hati para pemirsa yang sebagian besar kaum hawa. Selain itu drama ini juga diperankan oleh aktor dan aktris yang good looking dan memiliki kemampuan akting yang memukau.

Kesuksesannya diikuti oleh drama-drama Korea yang lainnya seperti Sassy Girl- Choonhyang, Princess Hour, hingga Boys Before Flowers. Tidak hanya romantis, seringkali adegan-adegan konyol juga mewarnai sebagian besar drama Korea sehingga cerita yang disajikan menjadi tidak begitu berat dan menyedihkan. Adegan-adegan yang ditayangkan juga tidak vulgar seperti film barat. Selain itu episode-nya juga tidak sepanjang sinetron Indonesia, hanya sekitar 16 hingga 25 episode saja. Hal-hal tersebut tentu saja membuat drama Korea langsung melejit di Indonesia.

Selain drama Korea, kini musik Korea juga sudah mulai berkembang dan mulai akrab di telinga kita. Lagu yang menjadi soundtrack atau backsound dalam drama Korea yang easy listening dan ear-catching menjadi lebih gampang diterima oleh para pemirsa. Musik K-pop juga sudah mulai dikenal di dunia. Sebut saja SNSD – Girls’ Generation, Rain, Super Junior dan Wondergirls yang pasti tak asing lagi di telinga kita. Mengusung genre musik dance atau pop yang berkiblat ke barat diimbangi dengan kemampuan menari dan wajah yang menawan serta body yang aduhai membuat mereka laku di pasaran.

Penampilan mereka tentu didukung juga dengan gaya berbusana yang “Korea banget” dengan memadukan warna-warna cerah dan nuansa ceria yang membuat penampilan mereka modis dan memberi kesan imut. Orang Korea sungguh sadar akan kecantikan, sikap ini membuat banyak label fashion dunia melirik pasar Korea. Beberapa drama Korea juga telah disponsori oleh label ternama seperti Ralph Lauren dan Dona Karran New York (DKNY). Gaya berbusana Korea yang modis dan cute banyak diikuti oleh anak-anak muda. Mereka lebih berani bermain dengan warna dan aksesoris di sana-sini.

Tak heran demam Korea teleh menjangkiti banyak kalangan terutama di Indonesia.

Iklan

Laman: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

  1. […] itu pandai menangis? Salah satu jawaban yang masuk akal kita dapat kita temui di artikel “Mengapa (Tidak) Menonton Film Korea?” Di situ diterangkan: Melihat orang Korea berakting di berbagai macam tema film, […]

  2. […] Pratiwi Anwar, “Mengapa (Tidak) Menonton Film Korea?“ Posted in artis Korea and tagged mengapa menangis. Bookmark the permalink. 1 Komentar […]

  3. […] itu pandai menangis? Salah satu jawaban yang masuk akal kita dapat kita temui di artikel “Mengapa (Tidak) Menonton Film Korea?” Di situ diterangkan: Melihat orang Korea berakting di berbagai macam tema film, […]

  4. kenapa budaya sendiri gak pernah di jamah, kalo budaya orang lain aja cepetnya sampe sehari aja udah merambah kemana-mana. kasian indonesia ini ckckckc

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s