kumpulan berita heboh terkini

Demam Korea Melanda Indonesia

In Budaya Populer on 6 April at 07:54

Demam Drama Korea di Indonesia

Penulis: Age Estri
ageestri.blogspot.com/2009/12/demam-drama-korea-di-indonesia.html

Menurut pengamatan saya, pertama kalinya drama korea yang tayang di Indonesia adalah Endless Love yang ditayangkan di Indonesia pada tahun 2002 setelah Korea Selatan bersama Jepang menjadi tuan rumah piala dunia pada tahun tersebut.Oleh karena itu, drama ini menjadi pionir munculnya penyuka drama-drama dari negeri Ginseng.Drama produksi KBS ini dimainkan oleh Song Hye Kyo, Song Seung Heun, Won Bin, dan Han Chae Young ini memiliki kisah yang berujung tragis.Selain Endless Love, ada juga drama korea lain seperti Stairway to Heaven dan Memories of Bali yang walaupun berakhir dengan sad ending, namun drama ini tetap menjadi drama favorit pencinta drama korea.

Setelah itu, ada drama produksi KBS lagi yang sangat populer di Indonesia yaitu Winter Sonata.Selain memiliki cerita yang menarik, drama yang dimainkan oleh Bae Yong Jun dan Choi Ji wo ini juga menampilkan keindahan alam musim dingin di Korea Selatan sehingga menjadi salah daya tarik wisatawan asing untuk mengunjungi negara tersebut.Lalu ada drama komedi romantis Full House yang membuat pemeran utamanya yaitu Song Hye Kyo dan Rain sangat populer sehingga ketika Rain mengadakan konser di Indonesia pada tanggal 4 desember lalu, tiket konsernya pun langsung ludes terjual.

Korea juga memiliki beberapa drama khas remaja yang sangat sukses juga di Indonesia seperti Sassy Girl Chun Hyang yang diperankan oleh Han Chae Young dan Jae Hee yang mengisahkan tentang kehidupan dua remaja yaitu Chun Hyang (Han Chae Young) dan Lee Mong Ryong (Jae Hee) yang terpaksa nikah muda karena terjadinya suatu insiden, Princess Hours atau dalam bahasa koreanya Goong yang diperankan oleh Yoon Eun Hye, Jo Ji Hoon, Kim Jung Hoon, dan Song Ji Hyo yang mengisahkan tentang Han Chae Kyung (Yoon Eun Hye) yang menikah dengan seorang pangeran yang bernama Lee Shin (Jo Ji Hoon) karena dijodohkan oleh keluarga mereka dan yang paling fenomenal saat ini yaitu Boys Before Flowers yang merupakan adaptasi dari komik karangan Yoko Kamio ini.

Selain itu, drama klasik korea atau yang disebut dengan istilah saeguk juga sangat digemari seperti Dae Jang Geum yang diperankan oleh Lee Young Ae dan Ji Jin Hee ini yang mengisahkan tentang kehidupan Suh Jang Geum yaitu tabib wanita pertama di korea, Hwang Jin Ni yang diperankan oleh Ha Ji Won, Jang Geun Seok, dan Kim Jae Won yang mengisahkan tentang kehidupan seorang Gisaeng di Korea dan yang baru ditayangkan saat ini di Indosiar yaitu The Great Queen of Seon Deok yang diperankan oleh Lee Yo Won, Uhm Tae Woong, Go Hyun Jung, dan Park Ye Jin yang mengisahkan tentang kehidupan ratu pertama Shila dari masa kecil hingga dewasa.Walaupun drama-drama tersebut menampilkan cerita kolosal, namun drama-drama tersebut sangat digemari oleh masyarakat Indonesia.

Dengan semakin maraknya drama-drama Korea yang ditayangkan di Indonesia, maka demam drama Korea pun menjadi semakin merajalela.Hal itu pun ditandai dengan semakin banyaknya situs-situs penggemar drama Korea yang semakin menjamur.Bukan tidak mungkin pada saatnya nanti drama Korea dapat menggeser cerita-cerita sinetron Indonesia.Tentu saja hal itu dapat mengancam industri pertelivisian Indonesia.Oleh karena itu, diharapkan para pelaku industri pertelivisian Indonesia untuk memperbaiki dengan belajar dari Korea bagaimana memproduksi sebuah drama dengan cerita yang menarik tapi tidak melupakan budaya serta adat istiadat negeri kita sendiri.

Iklan

Laman: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

  1. […] itu pandai menangis? Salah satu jawaban yang masuk akal kita dapat kita temui di artikel “Mengapa (Tidak) Menonton Film Korea?” Di situ diterangkan: Melihat orang Korea berakting di berbagai macam tema film, […]

  2. […] Pratiwi Anwar, “Mengapa (Tidak) Menonton Film Korea?“ Posted in artis Korea and tagged mengapa menangis. Bookmark the permalink. 1 Komentar […]

  3. […] itu pandai menangis? Salah satu jawaban yang masuk akal kita dapat kita temui di artikel “Mengapa (Tidak) Menonton Film Korea?” Di situ diterangkan: Melihat orang Korea berakting di berbagai macam tema film, […]

  4. kenapa budaya sendiri gak pernah di jamah, kalo budaya orang lain aja cepetnya sampe sehari aja udah merambah kemana-mana. kasian indonesia ini ckckckc

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s